KAMMI Unnes – Selaras dengan visi KAMMI yaitu sebagai wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan pemimpin masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat Islami di Indonesia. Maka, sebagai upaya untuk menyiapkan kepemimpinan di masa mendatang, Departemen Kajian Strategis KAMMI Komisariat Unnes pada hari ini (20/01) mengadakan agenda Talkshow Pergerakan bertajuk “Transformasi Muslim Negarawan Menuju Kepemimpinan Nasional” yang bertempat di Gedung Pertemuan Graha Cendekia FT Unnes. Acara ini diikuti oleh mahasiswa dari Unnes dan beberapa di antaranya jauh-jauh datang dari Undip.
Pembicara dalam Talkshow, Ust. Muhammad Ilyas, Lc., Ketua PP KAMMI Pusat periode 2011-2013 di awal sesi, menyampaikan tentang realita-realita yang terjadi di Negara ini. Beliau menyampaikan bahwasanya pemimpin yang memimpin bangsa saat ini tidak mempunyai potensi dan kapasitas ilmu yang mumpuni. Padahal, Indonesia adalah negara yang besar, sehingga dibutuhkan orang-orang yang kuat, berjiwa besar, mempunyai mimpi besar, berpikir besar untuk memipin Indonesia. Karena bangsa yang besar, kompleksitas masalah yang dialami akan semakin rumit dan akan menghadapi tantangan eksternal dan internal yang luar biasa dahsyat.
Mimpi yang besar kiranya juga perlu diimbangi dengan kemampuan membangun kapasitas personal. Selain itu calon pemimpin bangsa harus memiliki ritme belajar yang tinggi. Beberapa hal yang harus dipelajari oleh calon pemimpin bangsa antara lain ‘Ulumul Islam sebagai upaya agar memiliki basis ideology islam yang mengakar, belajar sejarah sehingga dapat mengambil pelajaran di masa lampau, mengetahui pelaku sejarah, karakternya dan prestasi-prestasi yang tertoreh, sehingga dapat meneladani para pahlawan. Selain itu pengetahuan tentang geografi tidak kalah penting, ilmu tentang wilayah dan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas ekspansi dakwah, serta ilmu tentang sastra penting untuk memperkuat narasi kepemimpinan.
Peserta sangat antusias mendengarkan paparan dari pak Ilyas, tetapi waktu terasa berjalan begitu cepat. Acara berakhir sesaat setelah dhuhur. Talkshow Pergerakan ini merupakan bentuk usaha KAMMI untuk menginternalisasi visi kepemimpinan, sehingga KAMMI siap untuk menyambut kepemimpinan nasional di masa mendatang. (ri)


Recent Comments